Selasa, 24 Maret 2015

TUGAS BAHASA INGGRIS BISNIS 2

Contoh Kalimat Tanya Past Progressive.

1.  Which   was   she   reading   a   book   or   novel  ?
                  to be subyek verb-ing         objek       

2.  Which   was   he   buying   a   pen   or   pencil  ?
                 to be subyek verb-ing       objek

3.  Which   were   they   going   to   mall   or   theater  ?
                   to be   subyek  verb-ing     ket.waktu
                  
4.   Was   I   writing   a   letter   when   the   bell   rang   ?
      to be  subyek verb-ing objek

5.  What   were   you   doing   when   she   came  ?
                tobe    subyek  verb-ing

Kamis, 19 Maret 2015

Bahasa Inggris Bisnis 2 (latihan soal)

Latihan 16 : Lengkapi kalimat berikut ini. Gunakan kata-kata di dalam kurung. Gunakan SIMPLE PAST atau PAST PROGRESSIVE.

1.  Sally (eat) ate dinner last night when someone (knock) was knocking on the door.
2.  I began to study at seven last night. Fred (come) came at seven-thirty. I (study) was studying when Fred
     (come) came.
3.  While (study) was studying last night, Fred (drop by) droped by to visit me.
4.  My roomate's  parents (call) called him last night while we (watch) was watching TV.
5.  My mother called me around five. My husband came home a little after that. when he (come) 
     came home, I (talk)  was talking to my mother on the phone.
6.  Yesterday afternoon I (go) went to visit the parker family. When I (got) was got there around two
     o'clock, Mrs. Parker (be) was in the yard. She (plant) was planting flowers in her garden. Mr. Parker
     (be) was in the garage. He (work)  was working on their car. He (change) was changing the oil. The children
     (play) played flower in the front yard. In other words, while Mr. Parker (fix) was fixing the oil in the
     car, the children (play) played with a ball in the yard.
7.  Yesterday Tom and Janice (go) went to the around one o'clock. They (See) saw many kinds of
     animals and (have) had a few adventures. While the (walk) was walking.


Rabu, 07 Januari 2015

CV (Softskill Bahasa Indonesia 2)

Pengertian CV dan Contoh CV | Selain surat lamaran, komponen yang menentukan keberhasilan berkas lamaran adalah CV (curriculum vitae) atau daftar riwayat hidup Anda. Pengertian CV (curriculum vitae) adalah sebuah deskripsi singkat tentang diri Anda dan hal-hal yang pernah dilakukan. Fungsi CV sangat penting, karena setelah surat lamaran, hal yang akan dilihat oleh perusahaan adalah CV Anda. Perusahaan akan menilai Anda berdasarkan CV yang Anda dibuat. Contoh CV yang baik tidak sekadar menyediakan keterangan tentang diri Anda, tapi juga harus mampu mempromosikan kelebihan dan keunggulan Anda.

CV umumnya terdiri dari delapan bagian, yaitu:
  1. Biodata,
  2. Pendidikan,
  3. Pengalaman kerja,
  4. Kursus/pendidikan tambahan
  5. Kegiatan ekstrakurikuler,
  6. Pengalaman organisasi,
  7. Keterampilan,
  8. Prestasi yang pernah diraih.
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat membuat CV:
  • Usahakan buat serapi mungkin. Ketik menggunakan komputer maksimal satu halaman A4. Pilih jenis huruf formal, seperti Times New Roman, Anal, atau Trebuchet MS dengan ukuran font 11 atau 12 ppt dan jarak spasi 1 atau 1,5.
  • Cantumkan informasi yang penting dan relevan saja. Anda tidak perlu menuliskan semua kisah hidup dalam CV, cukup yang berhubungan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Pilihlah keahlian dan pengalaman yang menunjang posisi yang dilamar.
  • Hampir sama seperti iklan tertulis, CV juga harus mampu “menjual” diri Anda dengan baik. Anda harus dapat meyakinkan pihak perusahaan untuk menerima Anda. Bahwa semua keterampilan dan kemampuan yang Anda miliki bisa menguntungkan pihak perusahaan. Bahwa Anda-lah orang yang mereka cari dan butuhkan untuk mengisi lowongan yang tersedia. Cobalah mencaritahu apa yang diinginkan perusahaan. Apa saja yang mereka cari. Tipe pegawai seperti apa yang mereka butuhkan. Kemudian, berikan semua itu kepada mereka. Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda-lah orang yang mereka cari. Jika perusahaan menginginkan karyawan yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik atau memiliki keterampilan komputer dan bahasa yang bagus, tunjukkan hal itu kepada mereka dalam surat lamaran dan CV Anda. Cobalah melihat segalanya dari sudut pandang perusahaan. Pada saat membuat CV, anggap Anda berada di pihak perusahaan yang akan merekrut tenaga kerja. Pikirkan hal-hal apa saja yang menarik dan diinginkan perusahaan dan calon karyawan. Namun ingat, tetaplah bersikap jujur dan menjadi diri sendiri



http://www.pengertianahli.com

LAPORAN ILMIAH (SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2)

LAPORAN ILMIAH

Penulisan laporan merupakan penyampaian pengalaman peneliti dan hasil-hasilnya kepada masyarakat, tanpa ada penulisan laporan, hasil penelitian merupakan barang mati yang hanya akan dinikmati peneliti senddiri. Padahal tujuan dari penelitian tidak lain dari mencari suatu, dan menyampaikan hasilnya sebagai sumbangasih ilmuawan kepada ilmu pengetahuan.
Ada empat jenis laporan ilmiah yaitu laporan lengkap atau monograf, artikel penelitian, laporan summary report, dan laporan untuk administrator dan kebijkan ( policy maker ). Sistematika penulisan yang lazim da nada dalam suatu kerangka laporan penelitian biasanya adalah :
Unsur-unsur Kerangka Laporan
  1. Judul, pernyataan mengenai maksud penulisan laporan ilmiah
  2. Nama dan tim peneliti
  3. Kata pengantar
    a. Uraian yang mengantar para pembaca laporan penelitian kepada permasalahan yang diteliti.
    b. Ungkapan ucapan terima kasih dan apresiasi peneliti kepada pihak-pihak yang telah berjasa dalam menyelesaikan penelitian ilmiahnya.
  4. Abstrak
    1. Uraian singkat tapi lengkap tentang judul, permasalahan, pendekatan terhadap masalah, landasan teori yang digunakan, hasil temuan penelitian, dan rekomendasi.
  5. Daftar isi
    1. Menyajikan sistematika isi laporan penelitian secara rinci.
    2. Berfungsi untuk mempermudah pembaca mencari judul atau sub-judul yang diinginkan.
  6. Daftar table
Sama saja dengan daftar isi, yakni menyajikan table secara berurutan mulai dari table pertama sampai dengan table terakhir yang ada dalam laporan penelitian.
  1. Daftar gambar
Daftar gambar berfungsi untuk menyajikan gambar pertama sampai gambar terakhir yang diberi masing-masing nomor.
  1. Daftar lampiran
Menyajikan daftar lampiran secara berurutan yang ada paa penulisan laporan ilmiah.
  1. Bab I pendahuluan
Bab I berisi tentang :
Latar belakang dan analisis masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, asumsi, hipotesis, metode penelitian secara garis besar serta teknik pengumpulan data.
10. Bab II Landasan teori
Adanya landasan teori dimaksudkan untuk :
  1. Menemukan dengan mudah teori – teori yang mendasari kajian masalah dan prosedur penelitian
  2. Menemukan kebijakan, peraturan yang berlaku
  3. Menemukan hasil penelitian terdahulu.
Landasan teori dapat diambil dari buku – buku teks, jurnal, majalah ilmiiah, dokumen – dokumen resmi, dan hasil – hasil penelitian.
11. Bab III metode penelitian
Merupakan penjabaran lebih rinci tentang metode penelitian yang secar garis besar telah disinggung pada bab I. yang akan dibahasa dalam bab ini adalah :
  1. Pembatasan istilah (definisi operasional) yang ada paada judul dan variable yang dilibatkan dalam penelitiian
  2. Prosedur, proses, dan hasil penellitian sejak persiapan hingga penelitian berakhir
  3. Metode penelitian yang digunakan beserta alasan – alasan ilmiah lainnya
  4. Teknik penelitian yang meliputi teknik pengumpulan data dan teknik pengolahan data
  5. Instrument penelitian dan kualitasnya, serta
  6. Populasi serta teknik pengambilan sampelnya
12. Bab IV pembahasan hasil penelitian
13. Bab V kesimpulan dan rekomendasi
14. Daftar pustaka
15. Lampiran
16. Riwayat hidup

Manfaat Penyusunan Laporan

Tujuan Laporan
  • Mengenalpasti masalah
  • Memberikan maklumat dan fakta
  • Mencadangkan penyelesaian
  • Mencadangkan tindakan yang perlu dilakukan
  • Membuat kesimpulan
  • Menilai sesuatu penyelidikan atau aktiviti
  • Membuat rekod sesuatu peristiwa
  • Menganalisi aktiviti perniagaan
  • Mensintesis sesuatu pelan tindakan
  • Menghuraikan sesuatu peristiwa, prosedur, tindakan dll.
 Manfaat Laporan
Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk :
  1. Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
  2. Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.
  3. Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.
  4. Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan lain-lain.

Senin, 24 November 2014

KARANGAN ILMIAH (TIMBANGAN BAKU, TIMBANGAN PUSTAKA DAN RINGKASAN)

Timbangan Buku
Pengertian dan Tujuan Resensi adalah tulisan timbangan suatu hasil karya atau wawasan tentang baik dan kurang baiknya kualitas suatu tulisan yang terdapat dalam suatu karya. Resensi dapat pula diartikan sebagai suatu tulisan yang memberikan penilaian terhadap suatu karya baik fiksi maupun nonfiksi dengan cara mengungkapkansegi keunggulan dan kelemahannya secara objektif.
Timbangan Pustaka
Pustaka adalah halaman terakhir yang di buat untuk mengetahui data-data yang di ambil dari sumber-sumber yang ada dalam buku,majalah,komik,maupun dari internet.supaya pembaca dapat mengetahui dasar dari pembuatan buku ini supaya tidak di bilang copy paste/menjiplak karya orang lain.karena setiap mengambil data tidak mencantumkan sumber/penerpit/nama orang pengarang akan di kenakan pidana dalam pasal yang ada di indonesia.
Ringkasan
Ringkasan adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yag singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan  tanpa hiasan. Ringkasan  itu dapat merupakan ringkasan sebuah buku, bab, ataupun artikel. Fungsi sebuah ringkasan adalah memahami cara seseorang menyusun pikirannya dalam gagasan-gasan yang diatur dari gagasan yang besar menuju gagasan penunjang melalui ringkasan kita dapat menangkap pokok pikiran dan tujua penulisan.
Ciri-ciri Ringkasan :
1.    Inti tidak meninggalkan urutan  dasar karangan.
2.    Kerangka dasar masih tampak jelas.
3.    Memangkas gagasan utama menjadi lebih ringkas .
4.   Tujuaannya untuk memangkas gagasan.

SUMBER : http://desyantigularti.blogspot.com/2014/04/karangan-ilmiah-timbangan-baku.html

Rabu, 05 November 2014

MOVE ON Guys!!

Oke nih, pada zaman sekarang ini banyak remaja yang sedang mengalami galau, nah solusinya adalah berikut nih semoga berhasil ya!
1. MOVE ON!!!
    untuk move on cobaan hidup banget lah ya apalagi udah lama pacaranya udah deket sama
    sama keluarganya udah klop sama semua nya udah nyaman tapi ya bagaimana lagi klo udah gak
    bisa sama-sama lagi,dikit -dikit inget kenangan semuanya apalagi kita diposisi lagi sayang banget
    sama doi tapi kita juga harus yakin kita BISA! nah berikut sedikit tips move on versi gw :
  • yang pertama baca al-quran dan maknanya, *singingtomboati haha....jauhin semua barang barang yang mengingatkan lo tentang doi, lo bisa buang,bakar,kasih tetangga lo,kasih kemana kek terserah deh elah barang lo juga nanya gw ,yang penting jauhkan semuanya.
  • Sibukin diri lo sesibuk mugkin yang pasti nya hal yang positif lah ya jangan aneh-aneh nambah masalah yang ada. contohnya adalah bikin teh manis setiap pagi buat semua tetangga lo, kerjain tugas-tugas temen lo(biar pinter pake banget), bebas sih ya mau melakukan apapun asal positif dan gak merugikan orang lain sob.
  • JANGAN KEPO!! ini susah ih pada batu, udah tau kepo itu bikin nyesek masih aja kepo. jangan kaya gw deh ya,sakitnya tuuh disini *nunjukhatiotak. ya memang kita bakal kepikiran dya lagi ngapain sama siapa udah ada yang baru apa belum. solusinya adalah lo buang hape lo! haha jangan lah ya tambah galau nanti, ya mungkin lo bisa bbman sama temen lo ajak maen gitu biar lo HAPPY~!
  • yang ini rada berat sih ya, Hapus Semua kontak lo dengan doi ! tapi gak pake apusan sama tipe-x juga gak bisa itu. gw tau walaupun kita suka kangen sama dya tapi mau gimana dya juga udah gak peduli sama kita, kita BBM juga gak dibales, mending ambil lo ambil piso terus kupas mangga makan deh tuh enak! coba buat ikhlasin doi walaupun susah, tapi yakinin diri lo ALLAH punya rencana yang lebih baik, ini cuma masalah waktu sob,
  • yang terakhir nih ya saran aja sih klo gw mikirnya buat apa kita memperjuangkan sesuatu yang jelas-jelas dya gak memperjuangin kita. Cape berjuang sendiri,mungkin yang kita perjuangin gak merasakan capenya lelahnya tapi BIAR ALLAH YANG MEMBALAS! haha *jahatnya saya haha. inget sob "HIDUP ITU PENDEK,LAKUIN APA YANG BUAT LO BAHAGIA" jangan hidup lo buat menunggu sesuatu yang gak pasti cuma BUANG-BUANG WAKTU! mending usaha cari yang lain yang jauh lebih baik,inget sob "KITA BERHAK BAHAGIA" jadi jangan nyusahin diri lo sama doi ikhlasin aja udah cwe bukan dya doang. Enjoyed aja dulu jalan sama temen-temen ketawa,gila-gila an bareng. udahlah ya gw ngantuk ngomongin ginian mah gak ada ujungnya.  
  • nah pada akhirnya sih gimana niat lo nya benera niat move atau mau stay intinya sih itu, banyakin berdoa aja semoga ini emang jalan terbaik,amin.....
"ALLAH MENGETAHUI APA YANG HAMBANYA TIDAK KETAHUI"






Senin, 27 Oktober 2014

BAHASA INDONESIA 2 (SOFTSKILL)

PENALARAN INDUKTIF
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Penalaran induktif adalah proses berpikir untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat khusus. Prosesnya disebut induksi.
Penalaran induktif dapat berbentuk generalisasi, analogi, atau hubungan sebab akibat. Generalisasi adalah proses berpikir berdasarkan hasil pengamatan atas sejumlah gejala dan fakta dengan sifat-sifat tertentu mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa itu. Analogi merupakan cara menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan terhadap sejumlah gejala khusus yang bersamaan. Hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antara gejala-gejala yang mengikuti pola sebab akibat, akibat sebab, dan akibat-akibat.
Contoh penalaran induktif :
Harimau berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Babi berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Ikan paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan.
Contoh generalisasi :
Pemakaian bahasa Indonesia deseluruh daerah diindonesia dewasa ini belum dapat dikata seragam. Perbedaan dalam struktur kalimat, lagu kalimat, ucapan terlihan dengan mudah. Pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sering dikalahkan oleh bahasa daerah. Diungkapkan persurat kabaran, radio, dan TV pemakaian bahasa indonesia belum lagi dapat dikatakan sudah terjaga baik. Para pemuka kita pun pada umumnya juga belum memperlihatkan penggunaan bahasa Indonesia yang terjaga baik. Fakta – fakta diatas menunjukan bahwa pengajaran bahasa Indonesia perlu ditingkatkan.
Macam – macam generalisasi :
· Generalisasi sempurna
Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penimpulan diselidiki. Generalisasi macam ini memberikan kesimpilan amat kuat dan tidak dapat diserang. Tetapi tetap saja yang belum diselidiki.
· Generalisasi tidak sempurana
Adalah generalisasi berdasarkan sebagian fenomena untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diselidiki.
Penalaran generalisasi bertolak dari satu atau sejumlah fakta (fenomena atau peristiwa) khusus yang mempunyai kemiripan untuk membuat sebuah kesimpulan. Sejumlah peristiwa khusus dibuat dalam bentuk kalimat, kemudian pada akhir paragraf diakhiri dengan kalimat yang berisi generalisasi dari peristiwa. Peristiwa khusus yang disebutkan pada bagian awal.
b. Analogi
Adalah membandingkan dua hal yang banyak persamaanya. Kesimpulan yang diambil dengan jalan analogi, yakni kesimpulan dari pendapat khusus dari beberapa pendapat khusus yang lain, dengan cara membandingkan situasi yang satu dengan yang sebelumnya.
Dalam berfikir Analogis, kita meletakan suatu hubungan baru berdasarkan hubungan-hubungan baru itu. Dan kita juga dapat menarik kesimpulan bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi, ada persamaan pula dalam bidang yang lain. Pada pembentukan kesimpulan dengan jalan analogi, jalan pikiran kita didasarkan atas persamaan suatu keadaan yang khusus lainnya. Karena pada dasarnya hanya membandingkan persamaan – persamaan dankemudian dicari hubungannya. Maka sering kesimpulan yang diambil tidak logis.
Dari penjabaran diatas, dapat dikatakan bahwa penalaran analogi adalah proses penyimpulan berdasarkan fakta atau kesamaan data. Analogi juga dapat dikatakan sebagai proses membandingkana dari dua hal yang berlainan berdasarkan kesamaannya kemudian berdasarkan kesamaannya itu ditarik suatu kesimpulan.
Contoh Analogi:
Kita banyak tertarik dengan planel mars, karena banyak persamaannya dengan bumi kita. Mars dan Bumi menjadi anggota tata surya yang sama. Mars mempunyai atsmosfir seperti bumi. Temperaturnya hampir sama dengan bumi. Unsur air dan oksigennya juga ada. Caranya mengelilingi matahari menyebabkan pula timbulanya musim seperti bumi. Jika bumi ada mahluk. Tidaklah mungkin ada mahluk hidup diplanet Mars.
· Hubungan akibat sebab
Hubungan akibat sebab merupakan suatu proses berfikir dengan bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai akibat, kemudian bergerak menuju sebab-sebab yang mungkin telah menimbulkan akibat tadi.
Contoh :
Masalah pengangguran merupakan masalah serius yang harus diselesaikan pemerintah, seperti beberapa waktu lalu diberitakan dimedia cetak dan ibu kota, bagaimana ribuan pencari kerja hars berdesakan bahkankan pingsan untuk mendapatkan pekerjaan. Menurut laporan media cetak hal ini terjadi karena dalam waktu dekat ini banyak perusahaan menufaktor yang akan tutup. Sehingga harus melakukan PHK. Selain itu minimnya kahlian atau rendahnya kualitas SDM menjadi faktor penyebab banyaknya pengangguran diibukota.
Contohnya dalam menggunakan preposisi spesifik seperti:
Es ini dingin. (atau: Semua es yang pernah kusentuh dingin.)
Bola biliar bergerak ketika didorong tongkat. (atau: Dari seratus bola biliar yang didorong tongkat, semuanya bergerak.)

sumber http://noviananuryan.wordpress.com/2013/05/31/penalaran-induktif-dan-penalaran-deduktif/